Telepon : (021) 556 809 50
Whatsapp : 0821 1371 3353
asiaarsitek@gmail.com

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik – Asia Arsitek

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik - Asia Arsitek

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik – Asia Arsitek

Struktur bangunan terdiri dari komponen struktur atas dan bawah, struktur bawah yaitu pondasi, struktur atas adalah sloof sampai atap, kemudian jika sebuah bangunan memiliki jumlah lantai lebih dari satu ada yang disebut komponen pendukung, yaitu tangga, excalator dan lift.

Pada sebuah perencanaan struktur bangunan tentu kita harus mengetahui dan memahami apa yang akan direncanakan, seperti pada tulisan ini saya memaparkan pemahaman tentang Standarisasi Tangga Rumah Terbaik.

Standarisasi Tangga

Sebagai sarana vertikal antar lantai, tangga harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemakainya. Dalam merencanakan tangga harus memenuhi persyaratan:

Anak Tangga

Istilah yang bisa dipakai dalam membuat tangga adalah ukuran “tinggi” dan “lebar” anak tangga. Yang dimaksud dengan lebar anak tangga (Antrede) adalah ukuran area pada anak tangga dimana kaki menjejak di atasnya. Sedangkan tinggi anak tangga (Optride) adalah perbedaan tinggi antara satu anak tangga dengan anak tangga lainnya.

Untuk mencapai tingkat kenyamanan yang ideal, ukuran lebar anak tangga(Antrede) antara 20 – 33 cm, sementara tinggi anak tangga (Optride) antara 15 – 18 cm.

Ketinggian setiap anak tangga (Optride) juga harus tepat sama dari yang paling bawah sampai yang paling atas. Jika satu anak tangga saja berbeda ukurannya, akan terasa canggung bagi yang melewatinya karena seseorang biasanya selalu melangkah dengan irama yang sama.

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik - Asia Arsitek

Kemiringan Tangga

Ukuran kemiringan tangga (dalam derajat) adalah perbandingan tinggi tangga (lantai bawah dengan lantai atas) dengan panjang tangga (ruang yang dibutuhkan untuk tangga).

Berdasarkan kemiringannya, tangga dibedakan atas:
Lantai miring, 6o – 20o
Koefisien kemiringan 0,1 – 0,36
Tangga landai, 20o – 24o
Koefisien kemiringan 0,36 – 0,44
Tangga biasa, 24o – 45o
Koefisien kemiringan 0,44 – 1,0
Tangga curam, tangga hemat, 45o – 75o
Koefisien kemiringan 1,0 – 3,7
Tangga naik, tangga tingkat, 75o – 90o
Koefisien kemiringan > 3,7

Untuk mendapatkan tangga yang ideal dengan kemiringan 24o – 45o, tinggi tangga (y) tidak boleh lebih besar dari panjang tangga (x), maksimal y = x. tangga yang terlalu landai (y jauh lebih kecil dari x) juga tidak nyaman, karena kaki terpaksa menaiki anak tangga lebih banyak dengan ketinggian tertentu.

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik - Asia Arsitek

Pagar Dan Pegangan Tangga

Ada yang mengatakan pagar dan pegangan tangga (railing) tidak diperlukan, asal tingkat kenyamanan dan keamanan cukup tinggi. Artinya, aspek kenyamanan dititikberatkan pada pengaturan ukuran lebar dan tinggi anak tangga. Namun, demi keamanan, terutama jika memiliki anggota keluarga yang masih kecil, (railing) tetap dipergunakan.

Sedangkan tiang pada pagar tangga (baluster) berfungsi sebagai pengaman. Dengan adanya (baluster), orang akan terhindar dari resiko terjatuh saat menaiki atau menuruni tangga. Oleh karenanya (baluster) harus dibuat cukup rapat, tinggi 90 – 100 cm, dan tidak menghasilkan bagian yang tajam, agar anak -anak tidak terluka bila harus berpengaruh pada (bluster).

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik - Asia Arsitek

Anti Slip

Bahaya yang sering mengintai saat orang menggunakan tangga adalah tergelincir (slip), biasanya terjadi pada ujung siku anak tangga.Untuk mencegah hal ini, dikenal produk (nosing) kadang disebut (step nosing) yang fungsinya membuat ujung siku anak tangga lebih kasar.
(Step nosing) ada yang terbuat dari karet, aluminium, atau keramik. Permukaannya bergerigi agar langkah pemakai terhenti pada ujung tangga dan tidak terpeleset. (Step nosing) dari bahan keramik dipasang saat memasang ubin keramik di anak tangga beton. Caranya, pada bagian ujung siku disisakan celah yang belum tertutup keramik.Pada bagian tepi inilah dipasang (nosing) dari keramik.

Bordes

Untuk memberikan kenyamanan, ada pula aturan baku bagi pembuatan tangga. Setiap ketinggian maksimum 12 anak tangga (setinggi 1,5 – 2m) harus dibuat bordes (landing), yaitu suatu platform datar yang cukup luas untuk melangkah secara horizontal sebanyak kurang lebih tiga atau empat langkah sebelum mendaki ke anak tangga berikutnya.

Standarisasi Tangga Rumah Terbaik - Asia Arsitek

Pencahayaan

Pencahayaan termasuk faktor penting yang patut dicermati saat merancang tangga. Pencahayaan pada area tangga, selain akan membuat penampilan tangga lebih terlihat, juga membantu para pengguna lebih merasa aman dan nyaman terutama pada malam hari. Pencahayaan pada siang hari sebaiknya memanfaatkan cahaya alami. Oleh karena itu area tangga harus diberi bukaan yang cukup sehingga memungkinkan cahaya matahari masuk dan menerangi area ini.

Kesimpulan :

Demikian Standarisasi Tangga Rumah Terlengkap menurut versi kami, semoga bisa menjadi referensi bagi anda semua.
Selamat Membangun Hunian Impianmu!


Lihat Kumpulan Proses Pembangunan Dari Nol :

***klik pada gambar untuk melihat kumpulan foto proses pembangunan lengkap


Sub-domains


PROSES PEMBANGUNAN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU MAUDY DI Bekasi

[ON PROGRES]

PROSES PEMBANGUNAN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU IIS DI BANDUNG

[ON PROGRES]

PROSES PEMBANGUNAN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU ELISA DI JAKARTA

[ON PROGRES]


Sub-domains


PROSES PEMBANGUNAN

RUMAH CLASSIC MEWAH

PAK WAGIYANTO DI YOGYAKARTA

[ON PROGRES]

PROSES PEMBANGUNAN

VILLA MEWAH

IBU KARTINI DI SENTUL, BOGOR

[ON PROGRES]

PROSES PEMBANGUNAN

RUMAH MINIMALIS MODERN

PAK ANANDA DI TANGERANG

[ON PROGRES]

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *