Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal, Jenis-Jenis Dinding dan Cara Merawatnya
Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal, Jenis-Jenis Dinding dan Cara Merawatnya
Selama ini perhatian orang terhadap sebuah hunian, terutama bagi mereka yang akan membeli rumah, umumnya fokus pada lokasi dan desain rumahnya. Padahal memperhatikan detail bangunan seperti dinding rumah juga tak kalah pentingnya.
VIDEO PROSES PEKERJAAN DINDING :

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas 5 tahap pelaksanaan pembangunan rumah :
1). Tahapan Bangun Rumah Tahap 1 : PEKERJAAN PERSIAPAN (BOUWPLANK) ›
2). Tahapan Bangun Rumah Tahap 2 : PEKERJAAN PONDASI ›
3). Tahapan Bangun Rumah Tahap 3 : PEKERJAAN SLOOF ›
4). Tahapan Bangun Rumah Tahap 4 : PEKERJAAN KOLOM ›
5). Tahapan Bangun Rumah Tahap 5 : PEKERJAAN PLAT LANTAI ›
6). Tahapan Bangun Rumah Tahap 6 : PEKERJAAN DINDING ›
bagi Anda yang belum sempat membacanya bisa klik linknya yaa. BACA SAMPAI HABIS supaya Anda benar-benar memahami setiap tahapan-tahapannya.. Okai !
Nah Kali ini, Asia Arsitek akan mengupas tuntas Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal 2 Lantai, Jenis-Jenis Dinding dan Cara Merawatnya yang bisa Anda jadikan referensi. Yuk simak penjelasan lengkapnya!
Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal
Fungsi Dinding Rumah
Fungsi dinding dalam rumah berguna untuk menjadi pembatas, melindungi dari sinar matahari, meredam suara, dan masih banyak lagi. Agar peruntukan rumah sesuai dengan keinginan kamu, yuk ketahui jenis dinding rumah mana yang akan kamu pilih. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Macam-Macam Dinding Rumah
Macam-macam dinding rumah ternyata lebih dari sekadar kayu dan papan.
Jenis Dinding Rumah Batu Bata Merah
Masyarakat kita sangat umum memilih Dinding batu bata.Sebab, batu bata bisa membuat rumah tahan lama dan pemeliharaannya pun tidak sulit.Bahkan hampir tidak membutuhkna perawatan yang khusus. Batu bata akan berbentuk pola dengan cara menumpuk bata.
*Material yang paling umum digunakan untuk dinding rumah.
Dinding Bata Ringan
Bata ringan merupakan bata cetak yang dibuat dengan ukuran standar dengan ketebalan bata umumnya 7,5 cm ataupun 10 cm. Alasan memilih bata ringan karena mudah dalam pengaplikasiannya dibandingkan dengan bata merah, meskipun secara kekuatan dinding bata merah bisa dikatakan lebih kuat dibandingkan bata ringan.
*Material umum ke 2 setelah bata merah yang sering digunakan.
Jenis Dinding Rumah Batako
Batako tidak terasa berat seperti halnya batu bata.Namun, banyak orang yang tidak menyukai dinding batako karena bisa membuat hunian cenderung pengap dan panas.
Jenis Dinding Kayu
Material dinding kayu tidak banyak yang memakai karena harganya yang relatif mahala.Tetapi, kamu bisa saja membuat bangunan dari bahan material kayu yang beda peruntukkannya. Contohnya, sebagai ruah yang diperuntukkan untuk studio foto atau villa pribadi. Namun, kamu harus memperhatikan perawatannya agar kayu-kayu yang dipakai tahan lama.
Jenis Dinding GRC (Glassfibre Reinforced Concrete)
GRC (Glassfibre Reinforced Concrete) adalah pelapis dinding berbahan dasar semen yang dicampur dengan bahan fiberglass.Bahan GRC memiliki banyak kelebihan yaitu; relatif ringan tapi kuat, tahan cuaca, dan dapat dicetak dalam bentuk apapun. Tampilan klasik dengan moulding dan desain  kolom yang rumit kini mudah dicapai dengan bahan GRC.
Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal
Jenis Dinding UPVC
Dinding UPVC memiliki berbagai bentuk dan warna sesuai keinginan anda.
Dinding Kaca
Bagi kamu yang menginginkan cahaya maksimal dari matahari, gunakan saja material dinding kaca.Fungsi dindingnya mudah sekali digunakan karena kamu dapat menanamnya pada lantai atau dipasang dengan kusen sehingga dapat dibuka atau digeser.
*bagi anda yang akan menggunakan dinding kaca, tentu kaca yang digunakan merupakan kaca yang telah diolah lebih lanjut ( Kaca Tempered dan Kaca Laminated ) sehingga keamanan tetap terjaga ketika tejadi pecah akibat benturan dll.
Jenis Dinding Logam
Bahan logam yang satu ini memang jarang dipakai penghuni rumah pada umumnya.
Dibandingkan dengan tembaga dan baja, pemilihan logam lebih tahan lama dan hanya perlu sedikit pemeliharaan.
Bagi kamu yang menyukai gaya hunian industrial, dinding logan bisa menciptakan gaya kontemporer.
Dari sekian banyak material pembuat dinding rumah d!atas, tentu pemilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget anda,

Cara Merawat Dinding Rumah
Seperti yang sudah d!jabarkan di atas, dinding rumah bisa d!bangun dari berbagai material, seperti batu bata merah, bata ringan, kayu, kaca, batako, GRC, hebel, dan lain sebagainya. Setiap material tersebut tentunya butuh perawatan spesifik yang berbeda.
Dan berikut ada beberapa hal mendasar yang penting untuk Anda ketahui terkait cara merawat dinding rumah.
Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal
Bersihkan Secara Berkala
Meski ada noda di dinding, hindari menggosok dengan kain atau sikat terlalu bersemangat.
Agar dinding rumah selalu bersih, bersihkan secara berkala. Singkirkan jaring laba-laba dan debu menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sikat halus. Atau gunakan kain lembap. Meski ada noda di dinding, hindari menggosok dengan kain atau sikat terlalu bersemangat.
Noda memang hilang, tapi warna dinding bisa jadi belang. Jika ada noda oleh benda yang mengandung minyak, seperti percikan minyak goreng, lipstik, atau crayon warna, Anda bisa membersihkannya menggunakan kain lembap dan sabun cuci piring.
Perhatikan KelembapannyaÂ
Selalu perhatikan segala yang berhubungan dengan air di sekitar dinding, seperti talang air, pipa pembuangan air.
Tingkat kelembapan yang tinggi, baik karena cuaca, rembesan air, atau kondisi dalam rumah, akan membuat cat dinding memudar dan mengelupas. Bahkan dinding jadi rentan d!tumbuhi lumut. Tak hanya tak enak dipandang, ini juga tak baik untuk kesehatan penghuni rumah.
Selalu perhatikan segala yang berhubungan dengan air di sekitar dinding, seperti talang air, pipa pembuangan air. Air yang merembes ke dinding lama kelamaan akan membuat dinding rapuh.
Jika Anda menemukan lumut, gunakan cairan pembersih lumut yang d!jual di toko. Jika iklim dan kondisi udara di tempat Anda sangat lembap, Anda bisa menggunakan alat dehumidifiers untuk mengurangi kelembapan udara.
Jangan Lukai Dinding
Seperti kulit, dinding juga bisa tergores, gompel, dan terkelupas karena banyak hal. Salah satunya karena bersinggungan dengan perabot. Hindari hal ini dengan memberi jarak antara dinding dan perabot. Atau gunakan karet atau selotip pada bagian perabot yang bersentuhan dengan dinding.
Gunakan teknik seperti merekatkan selotip pada daerah yang akan dpasangi paku, agar tak gompel saat d!paku. Kalau dinding sudah terlanjur tergores dan gompel, tambal menggunakan dempul dan cat kembali atau dengan memprbaiki pelesteran dan acian dinding terlebih dahulu.
BERIKUT CONTOH GAMBAR PROSES PEKERJAAN DINDING :
Gambar Material
Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal
Selanjutnya :
PROSES PEKERJAAN DAK ›
Tag Dinding :
dinding rumah, dinding rumah batu alam, dinding rumah grc, dinding rumah murah, dinding rumah minimalis, dinding rumah mewah, dinding rumah kayu, dinding rumah minimalis modern, tinggi dinding rumah 1 lantai, tebal dinding rumah 1 lantai, tinggi tembok rumah 1 lantai, variasi dinding depan rumah 1 lantai,standar tinggi dinding rumah 2 lantai, tinggi dinding rumah 2 lantai, tebal dinding rumah 2 lantai, tinggi tembok rumah 2 lantai,
variasi dinding depan rumah 2 lantai, model dinding rumah, cara merawat dinding rumah, cara merawat dinding rumah yang retak, cara merawat dinding rumah kayu, cara merawat dinding rumah tidak panas, cara merawat dinding rumah yang lembab dan berjamur, cara merawat dinding rumah lama, cara merawat dinding rumah sendiri, cara merawat dinding rumah yang lembab,












1 komentar untuk “Tahap Pekerjaan Dinding Rumah Tinggal, Jenis-Jenis Dinding dan Cara Merawatnya”
mantap..luarbiasa…salam