Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa bangun rumah, jasa renovasi rumah, kontraktor rumah, kontraktor bangunan, kontraktor depok, jasa kontraktor bangunan depok, jasa bangun rumah depok, jasa renovasi rumah depok, jasa arsitek rumah, jasa desain rumah, Bekasi, Tangerang

Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri

Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri

 

Ruma Klasik Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa bangun rumah, jasa renovasi rumah, kontraktor rumah, kontraktor bangunan, kontraktor depok, jasa kontraktor bangunan depok, jasa bangun rumah depok, jasa renovasi rumah depok, jasa arsitek rumah, jasa desain rumah, Bekasi, Tangerang

 

Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri – Membuat desain rumah seperti seorang arsitek tentu membutuhkan keterampilan dan pemahaman teknis yang mendalam. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mencobanya sendiri. Anda tetap bisa merancang rumah sendiri atau setidaknya terlibat langsung dalam proses desainnya.

Lalu, apa saja langkah-langkah dasar yang biasa dilakukan arsitek dalam merancang rumah? Simak Tips Dasar Desain Rumah Sendiri berikut ini agar Anda bisa memahami prosesnya dengan lebih baik.

 

1. Ketahui Ukuran Lahan yang Tersedia

 

Langkah awal dalam mendesain rumah adalah mengetahui ukuran tanah yang Anda miliki. Catat lebar bagian depan, panjang ke belakang, serta kondisi lingkungan di sekitar lahan—baik sisi kanan, kiri, belakang, maupun bagian depan yang biasanya berbatasan langsung dengan jalan. Data ini akan sangat penting sebagai dasar penentuan bentuk dan orientasi bangunan.

 

2. Tentukan Ukuran Bangunan yang Diinginkan

 

Setelah mengetahui ukuran lahan, tahap berikutnya adalah menentukan dimensi bangunan yang akan dibangun. Misalnya, Anda merencanakan bangunan dengan ukuran 6 meter x 6 meter, maka total luas bangunan adalah 36 meter persegi—ukuran yang umum dikenal sebagai rumah tipe 36. Menentukan ukuran ini membantu Anda memperkirakan kebutuhan ruang dan efisiensi lahan.

 

3. Buat Daftar Kebutuhan Ruang

 

Langkah selanjutnya adalah mencatat semua kebutuhan ruang di dalam rumah. Mulailah dari area dasar seperti teras, ruang tamu, kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi. Jika Anda membutuhkan ruang tambahan seperti carport, garasi, atau taman, jangan ragu untuk menambahkannya. Perencanaan ruang yang rinci akan memudahkan proses penggambaran denah rumah nantinya.

 

Baca Juga : Bangun Rumah Sendiri atau Kontraktor: Lebih Baik Mana?

 

4. Perhatikan Peraturan Daerah (Perda) yang Berlaku

 

Sebelum memulai proses desain rumah, penting untuk memperhatikan peraturan daerah (Perda) yang berlaku di lokasi lahan Anda. Setiap wilayah memiliki kebijakan yang berbeda, sehingga Anda perlu menyesuaikan desain dengan aturan yang ada agar tidak melanggar hukum dan mempermudah proses perizinan. Beberapa aturan umum yang perlu diperhatikan antara lain:

Garis Sempadan Bangunan (GSB) atau RoI Jalan

 

Garis Jalan Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa bangun rumah, jasa renovasi rumah, kontraktor rumah, kontraktor bangunan, kontraktor depok, jasa kontraktor bangunan depok, jasa bangun rumah depok, jasa renovasi rumah depok, jasa arsitek rumah, jasa desain rumah, Bekasi, Tangerang

GSB atau RoI (Right of Way) merupakan jarak minimal antara bangunan dengan jalan utama atau batas lahan. Fungsi utamanya adalah menjaga kerapihan kota serta keselamatan akses publik.

KDB (Koefisien Dasar Bangunan)

KDB adalah persentase maksimal dari luas tanah yang boleh Anda bangun. Misalnya, jika KDB-nya 60% dan luas tanah Anda 100 m², maka bangunan maksimal yang boleh didirikan adalah 60 m².

KLB (Koefisien Luas Bangunan)

KLB mengatur total luas bangunan dari semua lantai. Jika Anda berencana membangun lebih dari satu lantai, total luasnya tidak boleh melebihi nilai KLB yang ditetapkan.

Perlu diingat, selain ketiga aturan tersebut, masih ada regulasi lain seperti ketinggian maksimal bangunan, area terbuka hijau, hingga sistem drainase yang sesuai standar. Maka dari itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan pihak berwenang atau arsitek profesional agar desain rumah Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku di daerah Anda.

 

5. Buat Grid sebagai Dasar Pembagian Ruang

 

Langkah selanjutnya adalah membuat grid atau garis bantu dalam denah bangunan. Grid ini berupa kotak-kotak berukuran sama yang digunakan untuk membagi ruang sesuai kebutuhan. Umumnya, ukuran grid yang digunakan adalah 3 meter—standar minimal yang nyaman. Namun, jika Anda menginginkan ruangan yang lebih luas, ukuran 4 meter juga bisa diterapkan.

Jumlah grid yang terbentuk nantinya akan memengaruhi jumlah dan ukuran ruangan dalam rumah Anda. Grid ini menjadi panduan awal yang sangat membantu untuk menciptakan denah rumah yang proporsional.

 

6. Rancang Hubungan Antar Ruang

 

Setelah membentuk grid, mulailah mendetailkan hubungan antar ruang. Ingat, garis-garis grid yang Anda buat sebelumnya tidak bersifat kaku. Anda bisa memodifikasi atau menggabungkan beberapa ruang agar fungsinya lebih maksimal.

 

Contohnya, Anda bisa menyatukan ruang keluarga dan ruang tamu agar terasa lebih lapang, atau menggabungkan ruang makan dengan dapur agar lebih praktis. Tahap ini penting untuk menciptakan rumah yang efisien, fungsional, dan sesuai gaya hidup Anda.

 

Baca Juga : 7 Alasan Pentingnya Menggunakan Jasa Desain Rumah

 

7. Tentukan Posisi Pintu dan Alur Sirkulasi

 

Penempatan pintu juga menjadi bagian penting dalam desain rumah. Letaknya akan sangat memengaruhi kenyamanan dan kelancaran alur sirkulasi antar ruang. Pastikan pintu tidak menggan

ggu pergerakan atau menghalangi akses ke ruang lainnya.

Pertimbangkan juga arah bukaan pintu dan konektivitas antar ruang. Pintu ke ruang privat seperti kamar tidur sebaiknya tidak langsung terlihat dari area publik seperti ruang tamu.

 

8. Susun Layout Interior Secara Proporsional

 

Setelah menentukan zonasi ruang, kini saatnya mengatur layout interiornya. Misalnya pada ruang tamu, Anda perlu menentukan jenis dan ukuran sofa yang akan digunakan—apakah berbentuk letter L, single seater, double seater, atau triple seater.

 

Pastikan ukuran dan bentuk furnitur sesuai dengan luas ruangan agar tidak membuat ruangan terasa sempit atau sesak. Penempatan meja, rak, dan elemen dekoratif juga harus diperhitungkan agar alur sirkulasi tetap lancar dan ruangan tetap nyaman digunakan.

 

9. Tentukan Posisi Jendela untuk Pencahayaan & Sirkulasi Udara

 

Penempatan jendela tidak bisa terpisah dari layout ruangan. Posisi jendela yang tepat sangat penting untuk mendukung pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik. Anda perlu memperhatikan arah datangnya cahaya matahari, misalnya dari timur atau barat, serta kondisi lingkungan sekitar, seperti tembok tetangga atau pepohonan.

Posisi Jendela Ini Dia 9 Tips Dasar Desain Rumah Sendiri, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa bangun rumah, jasa renovasi rumah, kontraktor rumah, kontraktor bangunan, kontraktor depok, jasa kontraktor bangunan depok, jasa bangun rumah depok, jasa renovasi rumah depok, jasa arsitek rumah, jasa desain rumah, Bekasi, Tangerang

Jangan sampai furnitur seperti lemari atau dipan terhalang jendela, karena akan mengganggu fungsi ruang dan kenyamanan penghuni. Dengan penempatan jendela yang tepat, rumah minimalis Anda akan terasa lebih terang, sehat, dan hemat energi.

 

Dari 9 Langkah Ini, Mana yang Menurut Anda Paling Menantang?

 

Itulah 9 langkah dasar dalam proses mendesain rumah sendiri—mulai dari mengukur lahan, membuat zonasi, hingga menyusun layout interior dan penempatan jendela. Meski tampak sederhana, setiap langkah membutuhkan ketelitian dan pertimbangan matang.

 

Baca Juga : 10 Tips Memilih Jasa Desain Arsitektur Rumah Yang Tepat

 

Jika Anda merasa kesulitan pada salah satu tahap, atau ingin memastikan desain Anda optimal dari sisi estetika, fungsi, hingga peraturan, tim jasa desain rumah Asia Arsitek siap membantu Anda mewujudkan rumah impian dengan perencanaan yang tepat dan profesional.

 

 

Kami Juga Melayani :

Layanan Lainnya :

5/5 - (1 vote)

About the Author

Picture of ASIA ARSITEK

ASIA ARSITEK

Konsultan Arsitek Profesional

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top