Office : JAKARTA - TANGERANG - SURABAYA
Customer Service : (021) - 556 809 50
asiaarsitek@gmail.com

Kunjungan 11 Agustus 2018 Proyek Villa Minimalis 2 Lantai Bu Kartini – Bogor

Kunjungan 11 Agustus 2018 Proyek Villa Minimalis 2 Lantai Bu Kartini – Bogor

Kunjugan-pertama-pembuatan-kolom-struktur-villa-bu-kartini

11 Agustus 2018 – Bogor

Suatu pengawasan dalam proyek yang sedang dikerjakan merupakan hal yang sangat diperlukan. Demi meminimalisir kesalahan serta adanya kontribusi antara perencana dengan orang yang membangun ( Kontraktor). Apabila pengawasan dilakukan secara rutin dan berkala, pastinya akan mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Kunjungan yang kami lakukan pada tanggal 11 Agustus 2018, dimana proses pengerjaan sedang berjalan pada proses pengerjaan struktur bangunan. Struktur yang sedang dikerjakan adalah kolom. Struktur kolom merupakan struktur yang sangat penting dalam sebuah bangunan arsitektur. Apalagi bangunan tersebut memiliki jumlah tingkat lebih dari satu, pastinya sangat membutuhkan struktur kolom.

Bagi anda yang belum tahu apa itu yang di maksud dengan kolom, kami akan coba menjelaskan dengan detail mengenai apa itu struktur kolom. Semoga bermanfaat bagi anda, yang memang sedang belajar arsitektur ataupun sedang mencari referensi mengenai desain arsitektur. Tak menunggu lama, Yuk, baca ulasan lengkap kunjungan yang kami lampirkan!

Pengertian Dan Fungsi Kolom

Kolom merupakan batang tekan vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok. Kolom merupakan suatu elemen struktur tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan. Sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya (collapse) lantai yang bersangkutan dan juga runtuh total.

Fungsi kolom adalah sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi. Bila diumpamakan, kolom itu seperti rangka tubuh manusia yang memastikan sebuah bangunan berdiri. Kolom termasuk struktur utama untuk meneruskan berat bangunan dan beban lain seperti beban barang-barang, serta beban hembusan angin.

Penjelasan-bagian-struktur-bangunan

1. Tulangan

Untuk menahan gaya tarik yang cukup besar pada serat-serat kolom, maka diperlukan baja tulangan sehingga disebut dengan istilah  Beton Bertulang pada kolom bertulang ini, tulangan baja ditanam dalam beton sedemikian rupa, sehingga gaya tarik yang dibutuhkan untuk menahan momen pada penampang retak dapat ditahan oleh tulangan seperti tampak pada gambar.

Pemberian tulangan longitudinal akan meningkatkan kapasitas dukungan beban dari kolom tersebut. Di dalam praktek pada hakekatnya tak mungkin untuk menjamin bahwa beban akan tetap aksial dan dengan demikian tiada momen yang terjadi pada pertemuan balok dengan kolom. Dapat ditambahkan bahwa kolom seringkali ramping. Kesemuanya ini mempengeruhi lenturan sebuah kolom dengan akibat timbulnya tegangan tarik. Oleh karena itu kolom beton diberi tulangan untuk menghindari retak atau terjadinya reruntuhan

2. Bekisting

Bekisting dalam ilmu bangunan adalah sebuah cetakan yang bersifat sementara yang digunakan untuk menahan beton selama beton dituang dan dibentuk sesuai dengan yang diinginkan. Dan cetakan ini akan dibuka jika telah memenuhi standar waktu yang dibutuhkan guna pengerasan beton cukup kuat menahan beban sendiri dan beban lainnya.

Terlihat pada gambar, bekisting disini menggunakan material kayu yang dirancang sedemikian rupa untuk menahan beban beton hingga akhirnya beton mengeras. Fungsi dan manfaat utama telah dapat disimpulkan bahwa bekisting berfungsi untuk menahan beban beton sementara, pada saat pengecoran (balok, beam, lantai dak, dll). Manfaat dan fungsi berikutnya adalah membentuk beton sesuai dengan keinginan. Mempermudah pekerjaan dalam struktur bangunan adalah fungsi dan manfaat secara umum dari bekisting beton.

Agar diperoleh hasil pengecoran beton bertulang yang baik, maka diperlukan beberapa persyaratan bekisting dari sisi bahan dan cara pengerjaannya.
  1. Bahan yang digunakan harus keras dan kuat menahan beban kesamping dan beban dari atas.
  2. Bahan yang digunakan harus seefisien mungkin sesuai dengan anggaran yang tersedia.
  3. Bahan yang digunakan aman bagi pekerja (tukang) dan mudah dalam pengerjaannya.
  4. Bahan yang digunakan diperlukan waktu yang tidak terlalu lama sehingga dapat menghemat biaya tenaga kerja.
  5. Khusus bekisting konvensional, gunakan bahan yang baru akan lebih baik hasilnya.
  6. Sistem pengerjaannya harus menggunakan tenaga ahli profesional agar menghasilkan jenis pekerjaan yang berkualitas baik.
  7. Mudah dibuka dan tidak lengket
  8. Kedap air dan tidak mudah bocor
  9. Bahan yang digunakan untuk pembuatan bekisiting harus presisi
Setelah memahami pengertian, fungsi dan manfaat bekisting, berikut ini penjelasan singkat tentang jenis bekisting yang sering digunakan dalam proyek beton bertulang.
  1. Bekisting konvensional
    Bekisting beton konvensional ini adalah bekisting yang biasa digunakan untuk proyek rumah tinggal dan ruko atau bangunan tipe menengah dengan menggunakan bahan dari kayu, papan dan tripek atau multiplek. Penggunaan kayu ini biasanya terbagi dalam sistem peyangga/perancah (biasanya menggunakan kayu gelam, bambu, atau sejenis kayu bulat dan persegi), rehel, penyangga volume balok, klem .
  2. Bekisting knock down
    Jenis bekisting ini terbuat dari baja dan besi hollow yang kuat. Penggunaan bekisting ini lebih kuat dan presisi dan tahan lama sehingga dapat digunakan berulang-ulang. Namun kekurangan dari jenis bekisting ini adalah memerlukan biaya yang cukup mahal, sehingga disarankan untuk penggunaan pada proyek skala besar.

3. Sloof

Sloof merupakan jenis konstruksi beton bertulang yang biasanya dibuat pada bangunan rumah atau gedung, posisi sloof terdapat pada lantai satu atau lantai dasar. Inilah sebabnya kita jarang melihat bentuk sloof saat bangunan sudah berdiri tegak. Walau bentuknya tidak terlihat tetapi fungsinya sangat dibutuhkan dalam suatu bangunan. Sloof berada diantara pondasi dan dinding atau kolom, seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Sloof juga berfungsi untuk memikul beban dinding, sehingga dinding tersebut berdiri pada beton yang kuat, sehingga tidak terjadi penurunan dan pergerakan yang bisa mengakibatkan dinding rumah menjadi retak atau pecah. Terdapat juga struktur yang serupa dengan sloof, namun letaknya saja yang berbeda. Struktur tersebut disebut dengan struktur balok, Maka dari itu lihat juga proses pengerjaan struktur balok yang kami lampirkan di kunjungan berikutnya. Atau dapat anda akses dengan klik tombol dibawah ini !

LIHAT PROSES PENGERJAAN STRUKTUR BALOK

 

Proses-pengerjaan-kolom-Proyek-Villa-Minimalis-2-Lantai-Bu-Kartini

Setelah Sloof selesai dikerjakan, maka di lanjutkan dengan proses penulangan kolom. Pada gambar diatas, tulangan kolom terlihat dengan posisi vertikal karena memang fungsinya memikul beban vertikal dari atas atau balok. Karena tadi sudah dijelaskan, maka kita lanjut ke proses selanjutnya yaitu pemasangan bekisting pada kolom.

Proses-Pemberian-adukan-coran-pada-kolom-Proyek-Villa-Minimalis-2-Lantai-Bu-Kartini

Tulangan kolom kemudian dilapisi oleh bekisting atau cetakan dari kayu yang nantinya digunakan untuk menahan beban adukan cor. Agar adukan yang dibuat dapat merata maka diperlukan sebuah cetakan. Pada gambar diatas, sedang dilakukan proses pemasangan bekisting pada tulangan kolom. Setelah bekisting sudah selesai dibuat, maka dilanjutkan dengan pengisian adukan cor kedalamnya.

Proses-Pemberian-adukan-coran-pada-kolom-Proyek-Villa-Minimalis-2-Lantai-Bu-Kartini-2

Dalam pemberian adukan beton perlu adanya perhitungan, agar mendapatkan hasil yang maksimal. Adukan beton dengan perbandingan 1 pc : 3 ps : 5 kr digunakan untuk beton tidak bertulang seperti : rabat beton dan lantai kerja, sedangkan adukan beton dengan campuran 1 pc : 2 ps : 3 kr dipakai untuk kolom praktis, balok lantai, ring balk atau beton yang bukan struktur.
Bahan untuk adukan beton :

Semen :
  • Untuk pekerjaan konstruksi beton bertulang harus memakai semen sesuai standart SNI.
  • Dalam pelaksanaan pekerjaan diharuskan memakai semen satu produk/merk.
  • Semen yang didatangkan harus baik dan baru serta di dalam kantong-kantong semen yang masih utuh.
  • Untuk penyimpanan diletakkan min. 20 cm diatas tanah. Semen yang mulai mengeras harus segera dikeluarkan dari lapangan/lokasi.
Agregat Beton :
  • Pasir beton harus tajam, keras, bersih dari kotoran-kotoran dan bahan kimia, bahan organik dan susunan diameter butirnya memenuhi persyaratan-persyaratan (SNI03 – 2847 Tahun 2002) jumlah butiran lumpur lembut harus kurang dari 5% keseluruhannya.
  • Ukuran maksimum dari batu pecah/split adalah 2 cm dengan bentuk lebih kurang seperti kubus dan mempunyai “bidang pecah” minimum 3 muka dan split harus bersih, keras dan bebas dari kotoran-kotoran lain yang dapat mengurangi mutu beton dan memenuhi persyaratan (SNI03 – 2847 Tahun 2002).
  • Susunan ukuran koral/pembagian butir harus termasuk susunan batu agregat campuran di daerah baik menurut (SNI03 – 2847 Tahun 2002).
Air :
  • Untuk adukan, air yang dipergunakan harus bebas dari asam, garam, bahan alkali dan bahan organik yang dapat mengurangi mutu beton.

Proses-Pengeringan-adukan-pada-kolom-Proyek-Villa-Minimalis-2-Lantai-Bu-Kartini

Setelah selesai pemberian material, maka kolom memasuki tahap pengeringan. Menurut standar yang berlaku, beton mengering membutuhkan waktu satu bulan atau 21 hari atau 3 minggu. Mengapa satu bulan lamanya? Apabila beton di buka dengan waktu yang cepat, maka beton tak akan sekuat dan tahan lama seperti yang diinginkan. Dengan waktu sebulan, maka beton akan mencapai kekuatan dan kekerasan yang optimal.

Anda penasaran dengan prosedur pengerjaan selanjutnya seperti apa? Untuk info mengenai proses pengerjaan selanjutnya terdapat pada artikel selanjutnya…

PLAN

Number

minutes

Price

Price for 1 minute

KUNJUNGAN

Kunjungan dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2018, dimana proses pengerjaan sedang berjalan pada proses pengerjaan struktur bangunan atau lebih tepatnya Struktur Kolom ...

KUNJUNGAN

Setelah struktur kolom selesai dikerjakan, lalu dilanjutkan dengan pengerjaan struktur balok. Nah, proses tersebut dilakukan pada Kunjungan yang dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2018 ...

KUNJUNGAN

Kunjungan kali ini dilakukan pada tanggal 28 November 2018. Dimana proses pengerjaan sedang berjalan pada proses pembuatan plat lantai. Setelah struktur balok benar-benar selesai dikerjakan ...

PLAN

Number

minutes

Price

Price for 1 minute

KUNJUNGAN

Setelah struktur dari VIlla tersebut selesai dikerjakan, pekerjaan dapat berlanjut pada proses finishing dari kontruksi dinding serta area tangga agar terlihat lebih menarik ...

KUNJUNGAN

ON PROGRESS

KUNJUNGAN

ON PROGRESS

 

Untuk info lengkap mengenai JASA KAMI, anda dapat langsung menghubungi Call Center kami (021) – 55680950 atau dapat dengan cara berkunjung ke OFFICE KAMI terdekat kami. Segera konsultasikan desain rumah impian Anda kepada kami Asia Arsitek, dengan bergabung bersama kami. Kami akan menjadi rekan Anda yang akan membantu mewujudkan impian Anda.

HUBUNGI KAMI

 


LIHAT JUGA PORTOFOLIO DESAIN KAMI YANG LAINNYA :



Sub-domains


REALISASI DESAIN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU MAUDY DI BEKASI

[ON PROGRES]

REALISASI DESAIN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU IIS DI BANDUNG

[ON PROGRES]

REALISASI DESAIN

RUMAH CLASSIC MEWAH

IBU ELISA DI JAKARTA

[ON PROGRES]


Sub-domains


REALISASI DESAIN

RUMAH CLASSIC MEWAH

PAK WAGIYANTO DI YOGYAKARTA

[ON PROGRES]

REALISASI DESAIN

VILLA MEWAH

IBU KARTINI DI sentul, bogor

[ON PROGRES]

REALISASI DESAIN

RUMAH MINIMALIS MODERN

PAK ANANDA DI TANGERANG

[FINISH]

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *